Musim Gugur, bangkitnya corak baru

7March 2015
by PERMIRA RUSIA

Oleh: Rifqi Ahmad Riyanto, Production Technology and Organization of Catering - Kazan National Research Technological University

Lautan warna merah, oranye hingga kuning menjadi sebuah pemandangan yang baru untuk sebagian kita. Betapa patuhnya para daun yang menempel di pohon dalam musim gugur ini untuk serentak mengubah warnanya menjadi lebih terang dari sebelumnya. Apa yang sebenarnya terjadi pada daun-daun ini ? Mari kita simak penjelasan yang disadur dari Archetti

Sejak dahulu telah kita pelajari bahwa daun yang berwarna hijau disebabkan oleh keberadaan sebuah pigmen bernama klorofil. Selain pigmen pembawa warna hijau ini, beberapa tanaman juga membawa pigmen warna lain yakni karotenoid yang memberikan corak warna kuning-oranye.

Pigmen ini bisa kita temukan juga di jagung dan wortel. Di dalam daun, pigmen tenggelam oleh pigmen klorofil yang konsentrasinya lebih tinggi sehingga sepanjang tahun tak begitu tampak ada corak kuning-oranye. Menjelang musim gugur, klorofil pelan-pelan mengalami pengurangan konsentrasi karena waktu siang semakin singkat saat musim gugur hingga mulai muncul lah corak warna kuning-oranye di daun menggantikan corak yang tadinya berwarna hijau.

Selain warna kuning-oranye yang dibawa oleh pigmen

Artikel Lepas, Berita dan Artikel, Periode 2014-2015, Suara Indonesia

Leave a Reply