Festival Studi Luar Negeri

25February 2016
by PERMIRA RUSIA

Festival Studi Luar Negeri yang diadakan di UNJ Rawamangun bekerja sama dengan Lingkar Inspirasi dan PPI dunia merupakan kegiatan yang mewadahi para mahasiswa untuk mendapatkan informasi beasiswa.

Kegiatan yang diadakan selama dua hari, pada tanggal 17-18 februari 2016 ini disambut hangat oleh mahasiswa yang tampak terlihat dari hari pertama yang ramai dihadiri. Mulai dari kegiatan talkshow yang diadakan pada hari pertama.

Talkshow merupakan kegiatan awal dari Festival Studi Luar Negeri. Dimana pada saat talkshow ini diisi oleh 5 pembicara dari 5 perwakilan benua yang ada di dunia.

Antusias mahasiswa pun terlihat dari banyaknya pertanyaan yang dilontarkan kepada para pembicara mulai dari cara memperoleh beasiswa di negara tujuan, biaya hidup, dan bagaimana cara bertahan hidup disana. Terutama pada negara yang sangat berbeda dengan Indonesia baik dari bahasa, budaya, suhu dan makanannya.
Tak cukup bertanya lewat talkshow yang telah berlangsung. Para mahasiswa pun mengunjungi stand PPI masing-masing negara untuk bertanya lebih lengkapnya.

Begitu juga dengan PERMIRA Rusia yang banyak dikunjungi mahasiswa dan pelajar yang ingin mengetahui informasi beasiswa dari pemerintah Rusia. Baik cara mengajukan beasiswanya, pengurusan berkas sampai kehidupan selama di Russia.

Banyak pertanyaan yang dilontarkan pada saat mahasiswa mengunjungi stand PPI Rusia. Pertanyaan seputar komunisme, orthodoks, dan jenis beasiswa dari pemerintah Rusia.

“Beasiswa Pemerintah Rusia bersifat parsial dimana mahasiswa mendapatkan pendidikan secara gratis mulai dari persiapan bahasa selama setahun hingga perkuliahan, jika S1 lamanya 4 tahun, S2 selama 2 tahun dan S3 selama 3 tahun”, jawab Ade Irma Elvira sebagai perwakilan Permira Rusia yang hadir untuk mengisi stand PPI.

Masa belajar di Rusia tidak jauh berbeda dengan masa belajar di Indonesia tetapi yang membedakannya adalah sistem pendidikan di Rusia, dimana menggunakan sistem paket setiap tahunnya selama belajar di Rusia dan menggunakan sistem SKS untuk belajar di Indonesia.

Banyak keuntungan yang diperoleh selama belajar di rusia, yaitu: selain kita bisa mengenal bahasa lain selain Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, kita juga bisa mengenal bahasa Rusia karena kehidupan sehari-hari kita menggunakan bahasa tersebut dan bahasa negara lainnya karena seluruh pelajar dari berbagai negara akan ditempatkan di asrama. Selain itu, kita bisa saling berbagi pengetahuan baik bahasa maupun budaya dari negara tersebut.

Pengunjung lebih banyak lagi yang hadir pada saat hari kedua dimana yang hadir dua kali lipat lebih banyak dari sebelumnya.

Rahmat D Putranto selaku Wakil Ketua Permira Pusat 2015/2016, yang hadir pada kegiatan tersebut berpendapat yang sama yaitu antusias mahasiswa yang hadir sangat besar.

“Menuntaskan Amanah dari Pak Ketua PERMIRA & Koord. PPI Dunia. Steven Guntur Alhamdulillah, antusiasme hari ini yg minat ke Rusia sangat banyak sampai lelah menjawabnya. Untung ada mba Ade Irma Elvira yg setia dan luar biasa stand by terus.. Hehe.. Terimakasih FSLN 2016 ! Sukses Acaranya!” tukasnya.
Kegiatan yang sangat bermanfaat untuk banyak orang ini harus terus dipertahankan setiap tahunnya agar para mahasiswa tahu akan bertanya kepada siapa untuk informasi-informasi beasiswa tersebut.

“Untuk informasi beasiswa sebenarnya sudah banyak ditemui melaui internet tetapi terkadang mahasiswa bingung harus mencarinya dan bertanya kepada siapa dan menurut saya kegiatan ini sangat bermanfaat sekali sehingga mereka bisa bertanya pada orang yang tepat dan bermanfaat” lanjut Ade.

Semoga kedepannya semakin banyak kegiatan sejenis yang dilakukan oleh PPI Dunia bekerjasama dengan Lembaga Pendidikan lainnya.

Berita dan Artikel, Berita PERMIRA

Leave a Reply