Visi dan Misi PERMIRA 2013-2014

Dinamika pada era globalisasi seperti saat ini mampu menyuguhkan tantangan yang begitu besar bagi bangsa Indonesia tak terkecuali mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang berada di Rusia (PERMIRA). Tak dapat dinafikan lagi, persaingan yang ketat membawa konsekuensi logis bahwa mahasiswa yang dapat merespon setiap situasi dengan tepat dan cepat ialah mahasiswa-mahasiswa yang mampu menaklukkan zaman. Tugas utama mahasiswa memang belajar serangkaian ilmu formal yang dijabarkan dalam kurikulum dengan berbagai macam materi kuliah (hard skills), tetapi dapat dipastikan itu saja tidak akan cukup apabila kita tidak menghimpun diri secara kolektif dengan membentuk jejaring (network), meningkatkan teknik komunikasi, teamwork, dan mengasah kemampuan kita dalam keterampilan soft skills lainnya.

Meski kita sadari bahwa sikap untuk menjawab tantangan itu adalah pilihan setiap pribadi masing-masing serta masih banyak lagi alternatif jawaban lainnya yang dapat ditempuh, tetapi tantangan zaman tidak pernah dapat memilih, dia akan terus menyeret siapa saja yang tidak siap dengan bekal keterampilan yang cukup. Lalu apakah mahasiswa Indonesia di Rusia mampu untuk bersaing  di era globalisasi ini? Tentu kita bersamalah yang mampu menjawab semua ini.

Menyikapi hal tersebut, alternatif terbaik ialah dibutuhkan adanya RADIKALISASI sikap mahasiswa-mahasiswa Indonesia di Rusia (PERMIRA). Radikalisasi, dalam hal ini dimaksudkan dengan meningkatkan semangat progresif dalam merespon keadaan yang cepat berubah dan dinamis dalam beradaptasi dengan perubahan itu sendiri, dengan dimbangi nalar kreatif untuk bebas berkreasi dan berkarya, serta dibarengi rangsangan berpikir yang mampu memunculkan inovasi-inovasi baru yang diharapkan mampu menjawab tantangan global saat ini.

Tantangan yang berat ini tidaklah mudah apabila dikerjakan secara sendiri-sendiri (individu), oleh karena itu perlu adanya kerjasama yang solid dan peran aktif dari seluruh mahasiswa Indonesia di Rusia apabila PERMIRA tidak ingin dipandang sebagai tubuh tanpa roh, yang menjadikan PERMIRA hanya sebagai simbol belaka tetapi pada setiap anggotanya tertanam rasa kurang memiliki (inownership) dan bersikap tidak peduli (innocent).

PERMIRA tidaklah dimiliki oleh sebagian orang tetapi PERMIRA merupakan lembaga yang terbuka untuk seluruh mahasiswa Indonesia di Rusia (tidak eksklusif), sehingga setiap anggotanya diharapkan mampu berperan untuk membangun jaringan yang kokoh (konstruksional) serta dapat dengan bebas mengekspresikan ide kreatif yang dikehendaki untuk kemajuan PERMIRA. Dengan hal tersebut diharapkan PERMIRA kedepan patut dijadikan wadah atau laboratorium untuk belajar bersama dan mengaktualisasikan diri menjawab tantangan global saat ini. Dalam nuansa yang egaliter (semua sama) memiliki hak dan suara yang sama. Dengan kondisi seperti itu yakinlah kita semua dapat memberi warna baru yang penuh dengan semangat positif dan menciptakan kesolidan seluruh mahasiswa Indonesia di Rusia (PERMIRA). Hidup atau mati-nya PERMIRA ada di tangan kawan-kawan semua. Mari kita bangun PERMIRA yang solid dengan semangat progresif sehingga mahasiswa-mahasiswa Indonesia di Rusia (PERMIRA) mampu menaklukkan zaman!!.

 

VISI:

“Bersama membangun eksistensi mahasiswa Indonesia di Rusia”

 

MISI:

1. Dukungan moral dan teknis kepada setiap mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi di Rusia, khususnya bagi mahasiswa baru, melalui pembimbingan, pelatihan dan pembekalan;

2. Berperan aktif dalam membangun kembali persahabatan antara Indonesia-Rusia dalam bentuk kerjasama kegiatan, forum diskusi, dan lain sebagainya;

3. Berperan aktif dalam membangun eksistensi mahasiswa Indonesia di Rusia di berbagai bidang ilmu pengetahuan, praktis maupun teoretis;

4. Berperan aktif dalam dinamika kehidupan berbangsa di tanah air melalui berbagai media maupun melalui tindakan-tindakan nyata.